Arti Yaumul Jaza (يوم الجز) : Dalil, Makna, dan Hikmahnya

Halo semua, berbicara mengenai kiamat, apa ada yang penasaran mengenai makna-maknanya dalam Al-quran? Hari akhir memiliki beberapa sebutan yang masing-masing mengandung makna. Salah satunya adalah Yaumul Jaza (يوم الجز) yang tercantum dalam surah di Al Quran.  Nah, Apa makna dan arti Yaumul Jaza?

Bagaimana seharusnya seorang muslim bersikap mengenai kepastian datangnya hari akhir? Berikut ulasan lengkapnya.

Apa Arti Yaumul Jaza?

Apa-Arti-Yaumul-Jaza

Yaumul Jaza berasal dari dua suku kata, yaitu “yaumul (يوم ال)” yang berarti “hari” dan “jaza (جزاء)” yang berarti “pembalasan”. Yaumul Jaza (hari pembalasan) bermakna bahwa seluruh insan akan menerima balasan atas apa yang telah dilakukan semasa hidup di dunia. 

Setiap amal perbuatan yang dilakukan manusia akan harus dipertanggung jawabkan dan diberi balasan oleh Allah SWT. Balasan dari-Nya bergantung pada tindakan manusia itu sendiri. Dalam Al Qur’an, manusia dijelaskan sebagai khalifah di muka bumi. Manusia hanya “bersinggah” sementara  di muka bumi.

Hari pembalasan atau kiamat merupakan hari dimana semua perbuatan baik dan buruk akan mendapat pengadilan yang setimpal. Setiap amal perbuatan, bahkan sebesar biji zarrah akan dibalas oleh Allah yang Maha Adil. 

Dengan demikian, Yaumul Jaza bisa didefinisikan sebagai hari dimana seluruh umat manusia akan dikumpulkan untuk mendapat balasan atas seluruh perbuatan yang dilakukan di dunia. Jika seseorang banyak melakukan kebaikan semasa hidupnya di dunia, tentunya surga adalah tempat kembali sebagai balasannya.

Sedangkan jika seseorang lebih berat perbuatan buruknya semasa hidup, siksaan di neraka yang akan ia terima sebagai balasannya.

Dalil Mengenai Yaumul Jaza (يوم الجز)

Dalil-Mengenai-Yaumul-Jaza

Dalil tentang Yaumul Jaza (يوم الجز) terdapat pada firman Allah Subhanau wa ta’ala sebagai berikut :

1. Q.S Al Mu’min Ayat 17 :

الْيَوْمَ تُجْزَىٰ كُلُّ نَفْسٍ بِمَا كَسَبَتْ ۚ لَا ظُلْمَ الْيَوْمَ ۚ إِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ

Artinya :

Pada hari ini, tiap-tiap manusia akan diberikan balasan dari setiap apa yang diusahakannya. Tidak ada insan yang akan dirugikan pada hari ini. Sesungguhnya Allah cepat dalam menghisab perbuatan.

Terdapat dalil lain yang menjadi bukti adanya hari pembalasan, seperti yang Allah firmankan berikut ini :

2. Q.S Al Zalzakah Ayat 7-8 :

فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ  (٧)
وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ  (٨)

Artinya : 

Barangsiapa melakukan kebaikan sebesar biji dzarrah, maka ia akan mendapat balasannya (7). Dan siapa saja yang melakukan kejahatan seberat dzarrah pun, maka ia akan mendapat balasannya pula (8).

Nama-Nama Hari Kiamat selain Yaumul Jaza

Nama-Nama-Hari-Kiamat-selain-Yaumul-Jaza

Yaumul Jaza menjadi salah satu nama hari kiamat yang kedatangannya sudah pasti. Hal ini sudah difirmankan Allah dalam beberapa dalil dalam Al Qur’an seperti yang telah disebutkan di atas. Tahukah Anda, hari kiamat juga memiliki sebutan lain selain Yaumul Jaza (يوم الجز)? Berikut ini merupakan nama-nama hari kiamat seperti yang sudah disebutkan dalam Al Quran.

1. Yaumul Qiyamah (Hari Kebangkitan)

Pada hari itu, seluruh alam semesta akan hancur lebur tanpa sisa dan semua makhluk akan binasa.

2. Yaumul Fashl (Hari Perpisahan)

Artinya, sebuah momen perpisahan antara orang yang beriman dan tidak beriman yang akan dipisahkan oleh Allah SWT.

3. Yaumul Hisab (Hari Perhitungan)

Pada hari perhitungan, setiap amal perbuatan manusia akan diperhitungkan. Bahkan kebaikan atau keburukan sekecil apapun akan diminta pertanggung jawabannya.

4. Yaumul Thalaq (Hari Pertemuan)

Pertemuan dalam hal ini berarti setiap insan akan dipertemukan kembali satu sama lain setelah sekian lama.

5. Yaumul Jam’i (Hari Berkumpul)

Pada hari itu, semua manusia yang Allah pernah Allah ciptakan akan berkumpul. Mulai dari manusia pertama (Nabi Adam) sampai yang terakhir Allah ciptakan.

6. Yaumul Mahsyar (Hari Berkumpul di Padang Mahsyar)

Padang Mahsyar menjadi tempat berkumpul seluruh manusia sebagai makhluk Allah. Pada hari itu, akan dipersaksikan setiap amal perbuatan yang pernah dilakukan.

7. Yaumul Ba’ats (Hari Kebangkitan)

Pada hari kebangkitan, semua manusia yang telah mati akan dibangkitkan oleh Allah sesuai keadaan semasa hidupnya.

8. Yaumul Mizan (Hari Penimbangan)

Di hari penimbangan, setiap insan akan ditimbang amal perbuatannya semasa hidup di dunia yang fana. Setiap perbuatan idak akan terlewat, bahkan untuk kebaikan dan kejahatan sekecil apapun.

9. As-Sa’ah (Hari Penentuan)

Dalam hal ini, Allah akan menentukan kapan terjadinya hari akhir. Hari kiamat merupakan sesuatu yang pasti terjadi dan hanya Allah yang tahu kapan terjadinya.

10. Yaumul Diin (Hari Pembalasan atas Agama yang dianut)

Hari kiamat merupakan hal yang pasti terjadi dalam Agama Islam. Setiap amal ibadah yang manusia perbuat semasa hidup di dunia akan dibalas oleh Allah. Misalnya sholat, puasa, zakat, shodaqoh, dan ibadah haji.

Hikmah Beriman kepada Yaumul Jaza (Hari Pembalasan)

Yaumul Jaza merupakan salah satu nama hari akhir yang pasti terjadi. Terdapat banyak hikmah yang bisa didapat saat seseorang beriman kepada hari kiamat, yaitu sebagai berikut :

1. Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan

Meningkatkan-Keimanan-dan-Ketakwaan

Hari akhir kedatangannya sudah pasti. Meski demikian, hanya Allah yang tahu waktu datangnya. Dengan kepercayaan akan datangnya hari kiamat, akan membuat seseorang hidup di dunia lebih terarah dan menjahi dosa.

2. Menghindari Pola Hidup Orang Kafir

Menghindari-Pola-Hidup-Orang-Kafir

Seperti yang sudah diketahui, gaya hidup orang kafir seperti mabuk-mabukan sudah menjadi hal yang lumrah. Hal tersebut termasuk perbuatan maksiat dan mendapat dosa. Dengan mengimani hari akhir, seseorang akan senantiasa mengindari perbuatan dosa yang dapat mencelakakannya.

3. Membuat Manusia untuk Semangat Beramal

Membuat-Manusia-untuk-Semangat-Beramal

Di hari akhir kelak, setiap amal perbuatan baik dan buruk akan dibawa. Mengimani hari kiamat dengan sepenuh hati akan membuat seseorang semangat beramal baik. Tentunya, setiap insan akan beruntung apabila amal baiknya lebih banyak.

4. Semangat Berjihad dengan Jiwa dan Harta di Jalan Allah

Semangat-Berjihad-dengan-Jiwa-dan-Harta-di-Jalan-Allah-1

Kematian merupakan hal yang pasti terjadi pada setiap makhluk. Saat dibangkitkan kembali di hari akhir, seseorang akan membawa seluruh amal perbuatannya. Keimanan pada hari akhir mendorong manusia berjihad dengan jiwa maupun harta. Contohnya adalah bersedekah dengan harta di saat lapang maupun sempit.

5. Memiliki Tujuan Hidup yang Jelas

Memiliki-Tujuan-Hidup-yang-Jelas

Seseorang mungkin pernah terlintas di pikirannya : “untuk apa kita hidup di dunia?”. Orang yang beriman pada hari akhir sudah memahami bahwa kehidupan di dunia hanya sementara. Oleh sebab itu, ia akan memiliki tujuan hidup yang jelas untuk beramal baik sebanyak mungkin.

6. Bersikap Sabar Ketika Ditimpa Musibah

Bersikao-Sabar-Ketika-Ditimpa-Musibah

Saat seseorang sudah beriman pada hari kiamat, apapun yang terjadi di kehidupannya akan diserahkan kepada Allah semata. Termasuk musibah yang dialami, ia akan bersikap sabar karena yakin Allah akan membantunya.

Nah, gimana? Sudah paham belum? Demikian informasi mengenai Yaumul Jaza, memahami arti Yaumul Jaza dalam kehidupan seorang muslim memang sangat penting. Seseorang akan mendapat hikmah ketika ia beriman sepenuh hati mengenai kepastian datangnya hari kiamat.

Dengan memahami ulasan di atas, semoga dapat menambah pemahaman Anda mengenai arti Yaumul Jaza sebagai salah satu nama hari akhir.