Contoh Paragraf Eksposisi

Halo! Membahas tentang contoh paragraf eksposisi tentunya akan sangat berkaitan dengan pelajaran Bahasa Indonesia. Teks eksposisi merupakan salah satu jenis dari banyaknya jenis teks yang ada, seperti teks deskripsi, teks narasi, dan lain-lain. Sama seperti teks yang lain, teks eksposisi juga memiliki ciri khusus, struktur, dan unsur kebahasaan.

Teks eksposisi memiliki peranan penting dalam bidang bahasa. Oleh sebab itu sebaiknya Anda mempelajari dan paham mengenai teks eksposisi. Berbagai contoh paragraf eksposisi dapat Anda jadikan sebagai bahan untuk mempelajari teks eksposisi.

Pengertian Teks Eksposisi

Pengertian-Teks-Eksposisi

Teks eksposisi adalah sebuah kerangka atau paragraf yang di dalamnya termuat informasi maupun pengetahuan. Informasi atau pengetahuan yang ada pada teks eksposisi disajikan secara singkat, padat, dan jelas.

Sifat paragraph eksposisi ialah ilmiah dan bukan merupakan fiksi. Teks yang memuat berita atau koran merupakan salah satu contoh paragraf eksposisi.

Baca Juga : 5 Contoh Saran dalam Makalah

Syarat-syarat Teks Eksposisi

Syarat-syarat-Teks-Eksposisi

Sebuah paragraf dapat dikatakan sebagai teks ekposisi apabila telah memenuhi beberapa syaratnya. Berikut merupakan beberapa syarat yang harus ada dalam teks eksposisi:

  • Penulis harus menguasai apa yang dituliskan dalam paragraph.
  • Penulis harus mampu menganalis informasi yang dituliskan secara konkret dan jelas.
  • Terdapat fakta atau bukti tentang kebenaran informasi yang disampaikan melalui teks eksposisi.

Ciri-ciri Teks Eksposisi

Ciri-ciri-contoh paragraf teks eksposisi

Sama seperti jenis teks lainnya, teks eksposisi juga memiliki ciri-ciri khusus. Ciri-ciri yang dimiliki teks eksposisi diantaranya ialah sebagai berikut:

  • Memaparkan tentang informasi pengetahuan.
  • Selalu ada definisi (pengertian) tentang sesuatu hal dibahas.
  • Dari paragraf awal hingga akhir isinya berupa pemaparan.
  • Memiliki gaya bahasa yang bersifat mengajak atau persuasif.
  • Terdapat metode, langkah-langkah, atau cara untuk melakukan suatu aktivitas.
  • Berdasarkan fakta dan disertai bukti seperti gambar, contoh, data.
  • Penyampaian informasi secara jelas, menggunakan bahasa yang baku, dan kalimat efektif.
  • Biasanya pada penutup akan berisi penegasan mengenai informasi yang disampaikan.
  • Fakta digunakan sebagai alat kontribusi.

Unsur Kebahasaan Teks Eksposisi

Unsur-Kebahasaan-contoh paragraf eksposisi

Unsur kebahasaan merupakan bagian tertentu yang menjadikan teks eksposisi dapat tersusun. Berikut merupakan tiga hal yang menjadi unsur kebahasaan teks eksposisi:

1. Pronomina

Pronomina adalah kata ganti untuk digunakan saat ada pendapat pribadi yang diungkapkan pada teks eksposisi. Terdapat dua jenis pronominal, yakni:

Pronomina persona

Merupakan kata ganti orang yang dapat berupa persona tunggal dan persona jamak. Contoh persona tunggal: dia, kamu, aku, ia, saudara, -nya, -mu, -ku. Sedangkan contoh persona jamak ialah: kami, mereka, kita, kalian, para, hadirin.

Pronomina nonpersona

Merupakan kata ganti bukan orang yang dapat berupa pronomina petunjuk dan pronomina penanya.

2. Konjungsi

Konjungsi merupakan kata penghubung yang digunakan untuk memperkuat argumentasi pada teks eksposisi.

3. Kata Leksikal

Pada teks eksposisi terdapat empat jenis kata leksikal, yaitu:

  • Nomina, yaitu kata yang digunakan untuk menyebutkan benda bersifat nyata maupun abstrak.
  • Verba, yaitu kata yang digunakan untuk menyebutkan kegiatan yang dilakukan oleh seseorang.
  • Adjektiv, yaitu kata yang digunakan untuk menjelaskan sifat atau kondisi.
  • Adverbial, yaitu kata yang digunakan untuk melengkapi seperti keterangan waktu, suasana, tempat, dan lain-lain.

Baca Juga : R Tabel Spss

Pola Teks Eksposisi

contoh teks eksposisi pola

Pola yang dimaksud pada teks eksposisi ialah untuk mengembangkan sebuah paragraf eksposisi. Berikut terdapat beberapa pola pengembangan teks eksposisi yang dapat Anda pelajari.

1. Pola Pengembangan Proses

Pada pola ini memiliki pengertian bahwa teks yang ditulis menjelaskan urutan secara detail. Sehingga pembaca dapat mengetahui seluruh proses mengenai informasi yang diampaikan pada teks eksposisi secara jelas. Contohnya ialah bagaimana cara mewarnai rambut dengan benar dan aman?

2. Pola Pengembangan Definisi

Pada pola ini menggunakan paragraf yang isinya berupa keterangan atau arti mengenai sebuah istilah. Tidak hanya terdapat satu kalimat definisi saja, namun berupa rangkaian kalimat untuk mendefinisikan suatu hal.

3. Pola Pengembangan Contoh

Suatu gagasan membutuhkan contoh agar dapat lebih mudah dimengerti. Dalam paragraf eksposisi contoh digunakan untuk untuk menjelaskan gagasan atau maksud penulis. Biasanya suatu pengalaman pribadi dapat digunakan sebagai contoh yang paling efektif.

4. Pola Pengembangan Perbandingan

Pola ini mengembangkan suatu paragraf dengan cara membandingkan dua sudut pandang secara berpasangan. Contohnya ialah unsur kerugian dan keuntungan, kekurangan dan kelebihan.

5. Pola Pengembangan Pertentangan

Paragraf yang dikembangkan dengan pola pertentangan hanya akan menyatakan perbedaan dari sesuatu yang dibandingkan. Biasanya pada kalimat utama menerangkan pokok perbedaan yang dilihat dari suatu sudut pandang. Contohnya ialah, ukuran fisik, fungsi, ciri, dan lain sebagainya.

6. Pola Pengembangan Analogi

Pola analogi adalah terdapat perbandingan dari dua hal yang berbeda tetapi memperlihatkan satu kesamaan dari dua hal tersebut. Dapat dikatakan bahwa pola analogi memaparkan persamaan antara dua hal yang kelasnya berlainan.

7. Pola Pengembangan Klasifikasi

Klasifikasi merupakan proses pengelompokkan sesuatu hal yang terdapat kesamaan di dalamnya. Paragraph eksposisi yang menggunakan pola pengembangan klasifikasi dikembangkan berdasarkan kategori umum lalu diberi penjelasan anggotanya.

Contoh Paragraf Eksposisi

Contoh-Paragraf-Eksposisi2

Agar Anda lebih paham mengenai teks eksposisi secara mendalam perhatikan conoh berikut. Pada contoh paragraf eksposisi ini bertema tentang pendidikan dan memiliki judul “Perubahan kurikulum pada pendidikan di Indonesia”.

Tesis:

Pada saat ini sistem pendidikan di Indonesia telah berubah secara signifikan. Perubahan pada pendidikan Indonesia saat ini berkaitan dengan kurikulum yang akan digunakan. Kurikulum yang telah lama digunakan yaitu kurikulum 2007 diganri dengan kurikulum 2013. Meskipun telah diganti, namun belum semua sekolah menggunakan kurikulum yang baru.

Argumentasi:

Kemendikbud telah memaparkan bahwa kurikulum 2013 harus diutamakan pada sekolah bertaraf internasional dan memiliki akreditasi A. Selain itu, kemendikbud juga menjelaskan kurikulum 2013 tidak hanya berfokus pada akademik namun juga berfokus pada keterampilan dan pengembangan sikap.

Kurikulum yang baru ini juga menitikberatkan pada hubungan antara rasa syukur terhadap pemberian Tuhan dengan proses belajar. Siswa harus belajar dengan cara mengamati, menanya, mencoba,dan menalar. Sehingga tidak ada lagi istilah menghafal materi dalam proses belajar siswa.

Pendidikan sebelumnya lebih menitikberatkan pada hafalan yang dapat membuat siswa hanya terbebani. Siswa yang dibebani oleh hafalan tidak dapat tumbuh sisi kreativitasnya. Dengan adanya kurikulum 2013 diharapkan dapat terciptanya anak bangsa yang lebih produktif, kreatif, inovatif, dan afektif.

Penegasan Ulang:

Namun realitanya banyak masyarakat dan tenaga pendidik menolak untuk menerapkan kurikulum 2013. Hal tersebut dikarenakan terjadinya perubahan kurikulum tersebut dinilai mendadak sedangkan belum banyak persiapan. Selain itu, banyak juga yang menilai bahwa perubahan kurikulum yang baru cenderung memaksakan.

Ada beberapa masyarakat yang berpendapat bahwa kurikulum yang baru ini kurang fokus. Hal tersebut disebabkan adanya penggabungan dua mata pelajaran yang berbeda. Meskipun mata pelajaran yang diajarkan terlihat sederhana, namun siswa akan lebih sulit dalam memahami.

Dengan demikian, teks eksposisi memiliki peranan penting dalam dunia bahasa maupun karya tulis. Dengan adanya referensi mengenai contoh paragraf eksposisi di atas, dapat membuat sebuah tulisan yang berisikan informasi atau gagasan yang bermanfaat untuk pembaca.

Artikel Lainnya :