Peta Persebaran Flora di Indonesia

Pernahkah Anda mendengar istilah Negara Indonesia  seribu pulau dengan seribu kekayaan alam? Benar, kekayaan sumber daya alam Indonesia memang beragam. Tidak hanya kekayaan SDM, namun juga kaya akan flora. Tidak percaya? Berikut penjelasan fakta menarik beserta peta persebaran flora di Indonesia.

Pengertian Flora

Penyebutan istilah flora dapat diartikan sebagai jenis tumbuhan yang tumbuh pada daerah tertentu. Pada umumnya flora erat kaitannya dengan bentuk hidup atau habitat tumbuhan tersebut dan juga erat kaitannya dengan nama tempat.

Seperti misalnya suatu tempat banyak ditumbuhi oleh pohon, maka sering disebut dengan flora pohon. 

Jika flora dikaitkan dengan nama tempat, sering muncul penyebutan istilah Flora Jawa, Flora Sumatera, Flora Nusa Tenggara, dan lain sebagainya. Dalam artian flora tersebut hidup di tempat tersebut. Bahkan bisa ditandai sebagai ciri khas dari tempat tersebut.

Mengenal Fakta Menarik Terkait Flora di Indonesia

Seperti telah Anda ketahui bahwa Indonesia memiliki beragam jenis flora. Bayangkan saja, Indonesia ditumbuhi sekitar 37.000 jenis tumbuhan dari kurang lebih 183.025 jenis tumbuhan yang hidup di dunia. Disamping itu, dari jumlah tumbuhan tersebut sekitar 18.500 tumbuh sebagai tumbuhan endemik di wilayah Indonesia.

Apa yang menyebabkan demikian? Wilayah Indonesia terletak di antara dua benua, Benua Asia dan Benua Australia. Sehingga kemungkinan penyebaran flora akan dipengaruhi oleh dua benua tersebut.

Lihat Juga : fungsi stroma

Disamping itu pula, Indonesia terletak di kawasan daerah tropis yang memiliki banyak hutan sebagai habitat flora. Dan juga terdiri atas banyak pulau. Tentu saja hal ini akan meningkatkan keanekaragaman hayati termasuk flora di Indonesia. Menariknya lagi, Indonesia menyimpan flora langka yang terkenal di dunia. Seperti bunga raflesia arnoldi yang ditemukan di hutan tropis sumatera.

Gambar Peta Persebaran Flora di Indonesia

Gambar-Peta-Persebaran-Flora-di-Indonesia

Keberagaman Flora Di Indonesia Berdasarkan Wallace dan Webber

Garis Wallace merupakan garis yang membatasi flora dan fauna Indonesia bagian barat dengan tengah. Garis Wallace memisahkan antara flora tipe Asiatis dan tipe peralihan.

Sedangkan garis Webber merupakan garis yang membatasi flora dan fauna Indonesia bagian tengah dan timur. Garis ini membatasi flora tipe peralihan dan tipe Australis.

Masing-masing wilayah dari pembagian berdasarkan garis Wallace-Webber tersebut memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Selain itu, setiap wilayah tersebut mempunyai ciri masing-masing. Berikut jenis flora berdasarkan garis Wallace-Webber:

1. Flora Indonesia Bagian Barat

Flora-Indonesia-Bagian-Barat

Pada bagian barat, flora di Indonesia sering disebut dengan istilah tipe Asiatis. Sebab, wilayah ini lebih dekat dengan Benua Asia. Flora Asiatis meliputi wilayah Indonesia seperti Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan Bali.

Contoh flora Indonesia bagian barat antara lain pohon mahoni, pohon rotan, bunga raflesia arnoldi, dan pohon lainnya yang banyak digunakan manusia.

Flora yang terdapat pada bagian barat  memiliki karakteristik yang berbeda dari flora timur dan peralihan. Karakteristik inilah yang menjadi ciri dari flora Asiatis. Ciri-ciri flora Indonesia bagian barat antara lain:

  • Didominasi tumbuhan berkayu keras. Sebab, wilayah Indonesia bagian barat dipenuhi oleh hutan hujan tropis yang lebat dan memiliki kelembaban tinggi. 
  • Memiliki daun yang lebar dan lebat. Suasana hutan hujan tropis menyebabkan kelembaban terjaga sepanjang tahun.
  • Flora berukuran besar, sebab wilayah ini memiliki curah hujan tinggi.

2. Flora Indonesia Bagian Tengah

Flora-Indonesia-Bagian-Tengah

Flora pada bagian ini sering disebut dengan tipe peralihan. Wilayah ini mencakup Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Maluku. Karakteristik flora tipe peralihan ini merupakan gabungan dari tipe Asiatis dan tipe peralihan. 

Meskipun begitu, ciri flora Indonesia bagian tengah berbeda dengan tipe Asiatis maupun tipe peralihan. Cirinya antara lain tumbuhan umumnya berbentuk pendek dan daunnya berukuran kecil. Beberapa contoh flora Indonesia bagian tengah ini antara lain cengkeh, kayu eboni, cempaka hutan kasar, dan cendana.

3. Flora Indonesia Bagian Timur

Flora-Indonesia-Bagian-Timur.

Flora bagian timur disebut juga tipe Australis. Disebut tipe Australis sebab wilayah ini lebih dekat dengan Benua Australia. Sehingga jenis flora banyak dipengaruhi oleh flora dari Benua Australia. Wilayah flora Indonesia bagian timur ini meliputi Paparan Sahul atau Dangkalan Sahul, sebagian Maluku, dan Papua. Contohnya seperti pohon matoa, kayu eboni, dan kayu cendana.

Karakteristik flora tipe Australis diantaranya:

  • Daun memiliki morfologi berbentuk paralel
  • Memiliki daun bertipe panjang

Keberagaman Flora Di Indonesia Berdasarkan Ketinggian

Kondisi geografis indonesia yang memiliki bentang alam yang bervariasi memunculkan keberagaman flora berdasarkan ketinggian. Ketinggian tempat ini diukur mulai dari permukaan air laut. Berikut pembagian flora di Indonesia berdasarkan ketinggian:

1. Vegetasi Hutan Hujan Tropis

Vegetasi-Hutan-Hujan-Tropis

Curah hujan yang tinggi pada daerah tropis menyebabkan vegetasi hutan hujan tropis sangat mendominasi wilayah Indonesia.

Pada umumnya flora ini ditandai dengan tumbuhan berdaun lebat dan berwarna hijau, serta bersifat heterogen. Persebaran hutan hujan tropis di Indonesia terdapat di daerah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan Jawa.

Jenis flora pada daerah ini mencapai lebih dari 10% jenis tumbuhan yang terdapat di dunia. Selain itu juga terdapat flora jenis endemik yang ditemukan hampir mencapai 40% dari daftar spesies flora endemik. 

Contoh flora hutan hujan tropis antara lain pohon meranti, bunga raflesia arnoldi, dan paku-pakuan.

2. Vegetasi Hutan Musim 

Vegetasi-Hutan-Musim

Hutan musim ini terletak pada ketinggian 1000-1200 meter dari permukaan laut. Kawasan hutan tersebut merupakan kawasan yang memiliki perbedaan kongkret antara kondisi pada musim hujan dan musim kemarau.

Vegetasi yang mampu bertahan hidup di hutan ini pada umumnya merupakan pohon berkayu kuat. Misalnya seperti pohon jati, pohon cemara, dan pohon kapuk. 

3. Vegetasi Hutan Sabana

Vegetasi-Hutan-Sabana

Hutan sabana merupakan hutan yang terletak pada ketinggian 900-2400 meter dari permukaan air laut. Dan Hutan sabana memiliki kecenderungan bersuhu hangat pada sepanjang tahun. Hutan sabana di Indonesia banyak terdapat di kawasan Nusa Tenggara.

Hutan ini ditumbuhi oleh vegetasi rumput. Oleh sebab itu, hutan sabana sering disebut dengan hutan rumput tropis. Namun, hutan ini masih terdapat juga pohon yang memiliki ukuran kecil. Contoh flora di hutan sabana antara lain akasia, Leguminoceae, dan Pennisetum purpureum.

4. Padang Rumput

Padang-Rumput

Padang rumput mencakup daerah pada ketinggian 900-4000 meter diatas permukaan laut. Berbeda dengan hutan rumput tropis, padang rumput hanya ditumbuhi oleh rumput saja. Daerah ini memiliki kecenderungan suhu yang panas dan kering. 

Jenis flora yang terdapat pada daerah ini pada umumnya didominasi oleh pengaruh flora dari Australia. Memiliki karakteristik tumbuhan daun dan cabang berbentuk tajuk, berbatang tebal serta kasar.

Persebaran tumbuhnya tumbuhan pada daerah ini juga disebabkan oleh rendahnya curah hujan. Contoh flora di daerah ini antara lain akasia, kelompok Gramineae, dan Cyperaceae.

Demikianlah informasi mengenai peta persebaran flora di Indonesia. Cukup beragam dan turut banyak menyumbang plasma nutfah di dunia ya? Kekayaan flora di Indonesia yang sangat berlimpah tersebut harus dijaga kelestariannya.

Supaya tetap terjaga kelestarian keanekaragaman flora dan tetap terjaga keseimbangan alam di Indonesia. Go Green!

Artikel Lainnya :