R Tabel Spss

Tahukah Anda apa itu r tabel Spss? Tabel ini seringkali dijadikan acuan dalam berbagai perhitungan statistik. Tabel ini sangat bermanfaat dalam menguji instrumen-instrumen penelitian.

Dengan demikian, suatu data dalam penelitian bisa disimpulkan valid atau tidaknya. Bagi Anda yang membutuhkan informasi r tabel spss, cara, distribusi, dan tabelnya lengkap, simaklah ulasannya berikut ini.

Pengertian R Tabel

Pengertian-R-Tabel

Dalam ilmu statistika, r tabel Spss merupakan bagian dari sebuah instrumen penelitian. Tabel ini berisi deretan angka untuk menguji suatu penelitian valid atau tidak. Isinya yang berupa angka ini membuatnya digunakan dalam penelitian berbasis kuantitatif. 

Apa Itu Validitas?

Apa-Itu-Validitas

Suatu instrumen penelitian membutuhkan parameter untuk diuji validitasnya. Validitas atau validity pada dasarnya adalah sebuah standar untuk menunjukkan sebuah ketetapan, kemanfaatan, dan kesahihan dalam suatu interpretasi prosedur evaluasi. Nilai validitas yang ditunjukkan harus sesuai dengan tujuan pengukuranya. 

Konsep di atas menghasilkan pengertian validitas yang bermacam-macam. Berikut beberapa definisi validitas menurut beberapa tokoh :

1. Azwar

Validitas adalah sejauh mana kecermatan dan ketepatan suatu instrumen dalam mengukur nilai fungsinya.

2. Arikunto

Arti validitas adalah nilai yang diukur untuk menunjukkan tingkat kesahihan hasil sebuah penelitian.

3. Kusaeri

Validitas merupakan kemanfaatan, ketepatan, dan makna dari sebuah kesimpulan yang diperoleh dari suatu interpretasi suatu penelitian.

4. Sudjana

Ia berpendapat bahwa validitas merupakan ketepatan sebuah alat penilaian terhadap konsep-konsep yang dinilai dalam penelitian.

5. Suryabrata 

Menurut Suryabrata, validitas merupakan derajat fungsi pengukuran dalam penelitian. Dengan demikian, bisa disebut juga sebagai derajat kecermatan dalam mengukur sebuah tes.

Bagaimana Suatu Penelitian Dinyatakan Valid?

Bagaimana-Suatu-Penelitian-Dinyatakan-Valid

Suatu penelitian dapat dinyatakan memiliki tingkat validitas tinggi apabila terdapat fungsi ukur yang dijalankan. Tidak hanya fungsi ukur, hasil ukur itu sendiri juga harus memiliki akurasi tinggi.

Data yang tidak relevan dalam pengukuran sebuah tes akan menghasilkan validitas yang rendah. Dengan demikian, sisi lain dari konsep validitas adalah kecermatan pengukuran.

Fungsi ukur dapat dijalankan dengan baik jika alat yang digunakan valid. Selain itu, dibutuhkan juga kecermatan yang tinggi untuk mendeteksi setiap perbedaan-perbedaan kecil dalam atribut yang diukur. 

Uji validitas terhadap kuesioner dibagi menjadi dua kategori, yaitu:

  • Validitas item
  • Dan validitas faktor.

Ciri sebuah validitas item ditunjukkan dengan adanya korelasi atau hubungan suatu item terhadap skor total.  

Sedangkan validitas faktor ditandai dengan adanya korelasi antara skor total faktor (jumlah keseluruhan faktor) dan skor faktor itu sendiri (jumlah item dalam suatu faktor).

Adanya korelasi dari perhitungan akan menghasilkan suatu koefisien yang berfungsi untuk mengukur validitas suatu item. Dengan demikian, dapat ditentukan apakah item tersebut layak digunakan atau tidak.

Rumus Membaca Hasil R Tabel

Rumus-Membaca-Hasil-R-Tabel

Untuk dapat membaca hasil r tabel. Rumus umum yang dipakai adalah sebagai berikut:

Df = N – 2

Catatan :

Df  adalah degree of freedom (derajat kebebasan)

 N adalah jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian

Cara menggunakan rumus r tabel tersebut adalah dengan memperhatikan berapa presentase taraf signifikan terhadap nilai r yang dicari.

Bagaimana mengetahui presentase taraf signifikasi? Salah satunya bisa dengan melihat tabel r Sugiyono berikut ini :

NTaraf SignifikanNTaraf SignifikanNTaraf Signifikan
5%1%5%1%5%1%
30.9970.999270.3810.487550.266%0.345%
40.9500.990280.3740.478600.2540.330
50.8780.959290.3670.470650.2440.317

Contoh Soal Menghitung Nilai R Tabel

Contoh-Soal-Menghitung-Nilai-R-Tabel

Untuk lebih memahami rumus r tabel, Anda bisa memahami contoh soal berikut ini yang menggunakan dasar uji validitas Sugiyono :

Sebuah penelitian dilakukan terhadap 29 sampel untuk mengetahui hasil uji validitas instrumen penelitian tersebut. Tes ini menggunakan taraf signifikasi sebesar 5% dari tabel, berapa nilai r tabel yang digunakan?

Jawaban :

Mencari nilai derajat kebebasan (df) :

Df = 29 – 2 = 27

Penjelasan :

Berdasarkan tabel taraf signifikasi di atas, saat jumlah sampel (N) = 27 dengan taraf signifikan 5% dapat diperoleh nilai r tabel Spss sebesar 0.381. Sedangkan nilai r sebesar 0.487 didapatkan dari taraf signifikan 1%.

Nilai-nilai yang sudah diketahui tersebut dijadikan acuan apakan instrumen uji sebuah penelitian sudah valid atau belum. Hal ini bisa diketahui dengan melihat selisih nilai r pada tabel dan nilai r yang dihitung. 

1. Nilai r hitung > nilai r tabel

Data atau instrumen yang dicantumkan dalam penelitian bersifat valid atau terdapat korelasi antar variabel.

2. Nilai r hitung < nilai r tabel

Instrumen dalam penelitian tidak valid, yang berarti tidak ada korelasi (hubungan) antar variabel dalam tes.

Dalam hal ini, yang perlu diperhatikan adalah berapa banyak sampel yang digunakan dan berapa taraf signifikasinya. Agar lebih memahami kapan nilai df atau N digunakan dalam uji validitas, simaklah penjelasan cara pembacaannya:

Nilai R Tabel Metode Uji Validitas Pearson

Cara-Membaca-Nilai-R-Tabel-Metode-Uji-Validitas-Pearson

Keakuratan sebuah data dalam penelitian memang perlu dibuktikan, caranya adalah dengan melakukan uji validitas. Tanda instrumen penelitian yang valid adalah adanya korelasi antara variabel yang dihubungkan. Berikut contoh hasil uji validasi menggunakan r tabel SPSS :

Itemitem_1item_2item_3item_4item_5skor total
Pearson Correlation1,204,302,037,092,461
Sig. (2-tailed) ,2010,19,8700,701,041
N202020202020
Pearson Correlation,2641,318,204,241,570
Sig. (2-tailed),261 ,171,388,306,009
N202020202020

Misalnya item 2 di atas akan diuji validitasnya. Diketahui jumlah sampel yang digunakan adalah dua puluh dengan nilai korelasi pearson  antara item 2 dengan skor total adalah 0,570 atau r hitung sebesar 0,570. Nilai signifikasi adalah (2-tailed) sebesar 0,009 pada kolom skor total.

Dari data yang telah didapatkan, bagaimana cara mebaca nilai r tabel untuk sampel (N)= 20 dan taraf signifikasi 5%? Dalam distibusi nilai r tabel, taraf tersebut mendapat kepercayaan 95% atau alpha 0,05.

Hasilnya adalah nilai r tabel sebesar 0,444, hal ini berdasarkan acuan tabel signifikasi di bawah ini :

N (df)The Level of Significance
5%1%
170.4820.606
180.4680.590
190.4560.575
200.4440.561
210.4330.549
220.4320.537

Dari data di atas, bisa dikatakan bahwa nilai r hitung 0,570 > 0.444, dan nilai signifikasi (2-tailed) 0,009 < 0,05. Kesimpulannya, dalam instrumen penelitian di atas terdapat korelasi atau hubungan antara item 2 dengan skor total. Dengan kata lain, item yang diuji tersebut adalah valid.

Dalam uji validitas pearson, jumlah sampel (N) tidak perlu dikurangi 2 seperti rumus sebelumnya.

Hal ini karena pada beberapa kasus, bisa terjadi kesimpulan yang berbeda antara perbandingan nilai r tabel, r hitung, dan taraf signifikasi alpha 0,05 (kepercayaan 95%).

Cara Membaca Nilai R Tabel Spss Metode Uji Korelasi Parsial

Cara-Membaca-Nilai-R-Tabel-Spss-Metode-Uji-Korelasi-Parsial-scaled

Contoh soal : Jumlah sampel (N) yang digunakan dalam penelitian adalah 14 sampel, maka df = 14 – 2 = 12.

Descriptive Statictics :

VariableMeanStandard DeviationN
IQ110,41676,6668614
IPK3,2400,2643314
Motivasi70, 58337,7160814
N (df)The Level of Significance
5%1%
80.7070.834
90.6660.798
100.6320.765
110.6020.735
120.5760.708
130.5530.684

Correlations :

Control VariablesIQIPKMotivasi
IQCorrelation1,000,838,718
Significance (2-tailed),001,009
Df01212
IPKCorrelation,8321,000,774
Significance (2-tailed),001,003
Df12012
MotivasiCorrelation,718,7741,000
Significance (2-tailed),009,003
Df12120

Tabel correlations di atas menunjukkan nilai korelasi antara kontrol variabel IQ dan IPK, datanya adalah sebagai berikut :

  • Pada r hitung = 0,832
  • r tabel = 0.576

r hitung > r tabel, sedangkan nilai signifikan (2-tailed) 0,001 < 0,05. Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara besarnya IQ dengan IPK.

R tabel Spss memang menjadi salah satu acuan penting untuk menguji suatu varibel dalam penelitian.

Oleh sebab itu, memahaminya tabel ini adalah suatu kunci dalam menarik kesimpulan. Ulasan di atas bisa Anda jadikan acuan untuk pembacaan r tabel dalam kasus lain.

Artikel Lainnya :