Tafadhol Artinya

Tafadhol artinya kira-kira apa ya? Ada yang tahu, dan berasal dari mana Tafadhol itu? Ya, tafadhol memang berasal dari bahasa arab. Mungkin bisa juga saat berinteraksi dengan orang asing dari Arab, Anda kerap mendengar istilah tafadhol.

Dalam bahasa arab tafadhol artinya silahkan atau mempersilahkan. Namun, penggunaannya bisa dalam bentuk yang beragam. Nah, artikel ini akan mengulas mengenai tafadhol. Yuk simak!

Definisi Tafadhol

Definisi-Tafadhol

Tafadhol didefinisikan sebagai sebuah kata yang digunakan untuk mempersilahkan kepada orang lain. Kemungkinan Anda secara tidak sadar sering mengucapkan tafadhol. Seperti dalam interaksi sehati-hari dengan orang lain. Meskipun begitu, mungkin Anda masih penasaran dan bertanya-tanya apa artinya tafadhol, apa maksudnya, dan bagaimana pemakaiannya yang benar.

Baca Juga : Arti Qadarullah

Tafadhol Artinya Apa?

Tafadhol-Artinya-Apa

Arti kata tafadhol secara umum adalah silahkan. Penggunaan kata tafadhol sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, dalam berinteraksi dengan sesama pasti kerap dilakukan dalam hidup bermasyarakat.

Maka dari itu sangat penting untuk memahami penggunaan kata tafadhol dengan tepat. Sebab, ada beberapa aturan yang harus dicermati ketika menggunakan kata tafadhol. Pembahasan selanjutnya akan lebih mengulas mengenai penggunaan kata tafadhol.

Asal-usul Penggunaan Kata Tafadhol

Asal-usul-Penggunaan-Kata-Tafadhol-scaled

Indonesia merupakan negeri yang memiliki kekayaan akan budaya, termasuk bahasa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Bahasa daerah dari berbagai wilayah Negara Indonesia itulah yang menyuplai kekayaan bahasa. Selain itu, pengaruh budaya asing juga turut andil dalam pengayaan budaya dan bahasa.

Seperti misalnya bahasa asing yang masuk ke ranah masyarakat indonesia. Bahasa arab sebagai salah satunya. Bahasa arab ini kebanyakan dibawa oleh pedagang-pedagang yang berasal dari Arab yang memasarkan dagangannya ke Indonesia. Sehingga dengan adanya interaksi yang terjadi antara orang Indonesia dengan orang Arab tadi akan menimbulkan akulturasi bahasa.

Semakin seringnya terjadi interaksi antar orang yang berbeda negara tersebut, masyarakat indonesia menjadi banyak menyadur istilah-istilah arab.

Kata-kata yang kerap diucapkan oleh pedagang arab tersebut ialah tafadhol. Sebab, biasanya kata itu digunakan saat melakukan tawar-menawar barang. Setelah bernegosiasi dan menentukan harga yang telah disepakati, maka pedagang Arab biasanya akan mengucapkan “tafadhol”.

Berbagai Macam Kata Tafadhol

Berbagai-Macam-Kata-Tafadhol

Ada berbagai macam kata tafadhol dalam bahasa arab yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Makna dari masing-masing kata tersebut pun berbeda. Berikut ini akan dipaparkan kata demi kata terkait tafadhol.

1. Syukron

Kata syukron merupakan tafadhol dalam mengungkapkan wujud syukur. Syukron adalah kata yang tepat untuk mengungkapkan rasa terimakasih.

Seperti misalnya ketika Anda diberikan sebuah bantuan dari orang lain, maka tentu saja Anda harus mengatakan ungkapan terimakasih. Maka dari itu penggunaan kata syukron adalah pilihan kata yang tepat.

2. Afwan

Afwan, dalam bahasa arab berarti permisi. Sudah barang tentu, permisi merupakan kata tafadhol yang kerap digunakan. Afwan dilafalkan ketika akan meminta izin dari orang lain. Misalnya ketika Anda sedang ingin lewat di depan para orang tua yang sedang duduk-duduk.

Akan tidak sopan jika Anda lewat begitu saja tanpa permisi. Oleh sebab itu, Anda bisa mengatakan afwan dengan sedikit membungkukkan punggung.

3. Asif

Asif berarti saya minta maaf dalam bahasa indonesia. Setiap manusia pasti pernah berbuat kesalahan. Entah itu disengaja ataupun tidak disengaja. Namun, ajaran agama menganjurkan untuk meminta maaf. Jika Anda ingin meminta maaf atas perbuatan Anda kepada orang lain, bisa mengatakan “asif”.

Kemudian kata hasanan yang dari bahasa arab berarti baiklah. Dengan mengatakan baiklah berarti setuju dengan apa yang dimintakan oleh seseorang. Misalnya saat ada dua orang sedang berinteraksi meminta izin pada salah satunya.

4. Ihzar

Ihzar, diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia artinya berhati-hatilah. Kalimat Ihzar merupakan ungkapan tafadhol yang memerintahkan untuk berhati-hati.

Seperti dikisahkan pada seorang sahabat yang pamit kepada ibunya. Lalu ibu dari sahabat tersebut berkata ihzar yang artinya memerintahkan kepada sahabat untuk berhati-hati dalam melakukan perjalanan.

Fulan: Bolehkan saya meminjam bukumu selama seminggu kedepan?

Fulanah: Tafadhol tafadhol, baiklah Fulan.

Nah, kata-kata dalam bahasa arab tersebut sering digabungkan dengan kata tafadhol masykuro. Sehingga maknanya menjadi meminta atau melakukan apa yang orang lain inginkan. Ada berbagai contoh yang menggunakan frasa tafadhol yang telah digabungkan dengan masykuro.

Orang A: Dapatkah saya bermain ke rumah Anda?

Orang B: Tafadhol

Baca Juga : Arti Ahlan Wa Sahlan

Penggunaan Kata Tafadhol

Kata tafadhol bisa juga dikategorikan sebagai kalimat perintah. Namun, kalimat perintah tersebut dalam konteks yang lembut dan sopan. Secara tata bahasa, tafadhol diucapkan sebagai kalimat langsung yang diucapkan orang pertama kepada orang kedua. Sebagai contoh pada kasus sebuah percakapan antara dua orang. Si fulan meminta izin untuk berkunjung ke rumah si fulanah.

Fulan: Assalamualaikum!

Fulanah: Waalaikumsalam!

Fulan: Bolehkah saya berkunjung?

Fulanah: Ya, tafadhol, tafadhol.

Sudah mulai paham bukan apa makna dari tafadhol dan penggunaannya. Agar lebih memahami lagi, mari simak contoh pada kasus lain dalam penerapan tafadhol. Penggunaan kata tafadhol secara umum bisa dipakai dalam beberapa kondisi yaitu:

1. Menjamu tamu

Menjamu-tamu

Pada suatu kisah terdapat dua orang sahabat yang sedang melakukan silaturahim. Disebutkan bahwa sahabat tersebut bernama Fulan dan Fulanah. Fulan membuatkan jamuan berupa minuman untuk menghormati si Fulanah yang telah bersedia dengan senang hati mengunjungi rumahnya.

Fulan: Fulanah, ini saya buatkan minuman serut mentimun yang spesial untukmu.

Fulanah: Terimakasih Fulan, Kelihatannya sangat segar. Boleh saya coba?

Fulan: Tafadhol, tafadhol Fulanah.

2. Mempersilahkan

Mempersilahkan

Dikisahkan ada seorang orang tua dari salah satu murid yang menemui guru di sekolah. Si orang tua tersebut berkunjung ke kantor guru agar dapat melakukan perbincangan dengan lebih nyaman.

Orang tua: Assalamualaikum, Bapak Guru!

Guru: Waalaikumsalam! Oh bapak orang tua dari si fulan, bukan?

Orang tua: Iya Pak, maaf saya mengganggu. Namun, ada hal yang ingin saya sampaikan kepada Pak Guru mengenai anak saya

Guru: Oh iya, tafadhol tafadhol.

3. Memerintah

Memerintah

Telah dijelaskan diawal bahwa penggunaan kata tafadhol merupakan kalimat perintah dalam kesopanan. Jadi, kata tafadhol sering diucapkan untuk melembutkan suatu perintah agar tetap memberikan kesan sopan.

Sehingga dengan begitu akan memberikan hal positif yaitu penerima perintah juga akan dengan senang hati melakukan perintah.

Seperti pada kisah sahabat yang sedang melakukan perjalanan. Saat melakukan perjalanan, tiba-tiba terjadi hujan lebat. Sahabat tadi harus mencari tempat berteduh dahulu, sebab sahabat tersebut tidak membawa payung.

Akhirnya sahabat tersebut menemukan tempat untuk berteduh yang merupakan rumah milik seseorang. Oleh sebab itu sahabat tersebut harus meminta izin terlebih dahulu kepada pemilik rumah. Sahabat tersebut akan dijawab dengan kata tafadhol jika pemilik rumah mengizinkan sahabat untuk berteduh di rumahnya.

Sahabat:  Permisi, saya sedang melakukan perjalanan dan tiba-tiba turun hujan. Sedangkan saya tidak membawa payung. Bolehkan saya berteduh sejenak di rumah Anda?

Fulan: Ya, tafadhol tafadhol

Dengan demikian sudah paham bukan tafadhol dan penggunaannya. Dapat disimpulkan bahwa Tafadhol artinya adalah mempersilahkan.

Sehingga Anda sudah tidak perlu kebingungan lagi mengartikan tafadhol dan bagaimana penggunaannya dengan benar. Jangan salah lagi ya!

Artikel Lainnya :